RIAM BERAWAN’T


RIAM BERAWAN’T
SURGA TERSEMBUNYI DI BELANTARA

AAN.AZLANSYAH

Kabupaten Bengkayang menawarkan satu pesona air terjun lumayan tinggi  dengan nama yang tak kalah unik. Namanya Air Terjun Riam Berawan. Terletak di Dusun Biang, Desa Bengkawan, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat.
Bernama Air Terjun Berawan’t, dalam bahasa Dayak berarti emas.konon, air terjun ini memiliki sebuah legenda pertempuran antara ular raksasa dengan panglima perang. Dalam pertempuran tersebut panglima yang sakti berhasil memenangkan peperangan dengan memotong tubuh ular.Tetapi, anehnya kemudian potongan ular tadi berubah  menjadi riam/air terjun yang tinggi. Selain itu cerita kemunculan seekor rusa yang menampakkan diri ditengah riam dan memancarkan cahaya keemasan. Dari sinilah penamaan Berawan / emas berasal.


Kalau di kaitkan dengan cerita lagenda ini,riam berawan pantas memang mendapat julukan emas.karna pemandangannya membuat terkagum bagi siapa saja yang melihatnya .Dan apalagi untuk menuju lokasi harus masuk desa ke desa.Cukup jauh ,sekitar 7 km dari jalan besar.
Aliran air terjun dengan ketinggian mencapai 75 meter ini berasal dari anak sungai Biang di kaki pegunungan Bayang yang terletak di dataran ketinggian sekitar 160 mdpl. Pesona yang dihadirkan air terjun ini Memiliki dentuman aliran yang sangat deras dan lumayan  jernih dan di hiasi ikan –ikan kecil . Air Terjun Berawan mempunyai kolam penampung dibawah curahan aliran air terjun,Cukup besar untuk berenang di sekitar curah air terjun. Tapi,jangan berenang di bawah aliran air terjun.Karna sangat bahaya ,dikarenakan debit airnya yang kuat. Dan air terjun ini di kelilingi hutan hujan tropis yang indah .pemandangan yang di sajikan bukan hanya air terjunnya .Tetapi juga pemandangan bukit –bukit yang berada di atas air terjun yang sungguh indah.
Untuk mencapai air terjun tersebut.Kita harus menempuh jarak 7 km dari jalan besar.Dengan jalan yang cukup menantang .Jalan tanah yang licin dan berlumpur.Sesudah sampai di Desa Bengkawan. Tidak lupa kita mengisi buku tamu yang sudah di sediakan pengurus .Kemudian,kita berjalan setapak melewati hutan yang indah.sekitar 30 menit .Sesudah menyusuri jalan setapak kita akan di suguhkan pemandangan bukit yang sangat indah .

Kebanyakan para pengunjung banyak yang menginap di atas bukit tersebut .yang di tunggu oleh pengunjung adalah sunrisenya yang sangat indah .Tetapi jikalau tidak mau berkemah di ataspun tidak apa-apa untuk menemukan air terjun ini masih harus dilanjutkan dengan  berjalan kaki menapaki ketinggian dataran tadi kurang lebih sekitar 1 jam perjalanan. Usahakan bawa perbekalan yang cukup selama tracking menuju air terjun Riam Berawan, agar liburanmu terasa tidak melelahkan. Apalagi dengan segelas kopi sambil menikmati air terjun yang indah . beuhh.. anda rasakan sendiri..


BUKIT TIONGKANDANG KABUPATEN SANGGAU


BUKIT TIONGKANDANG
KABUPATEN SANGGAU
(MISTIS,
TREKKING MENANTANG,SURGA BORNEO)
 
aan.azlansyah





Sanggau, Kalimantan Barat. Perjalanan saya ke daerah hulu. Berhubung cuma punya waktu yang singkat untuk melepas kepenatan .Yang mana,di kelilingi tugas kuliah,tugas rumah,dan belum lagi masalah –masalah informal . Pas weekend yang singkat ,antara Sabtu dan Minggu saya menyempatkan diri untuk berlibur atau trekking ke bukit tiongkandang.
Ini trip yang kedua kalinya aku pergi ke tempat ini.waktu yang trip pertama ,cuaca sedang tidak bersahabat .Yang mana, kabut tebal menutup puncak gunung ,sehingga kami tidak melihat apa –apa .Yang kami lihat hanyalah pemandangan putih. Karena tujuan saya melepas kepenatan dan hanya menikmati suasa angin gunung yang menyehatkan dan memperbaiki perasaan (yang sedang sedih). Jadi, destinasi trip kali ini jatuh kepada Bukit Tiong Kandang, Batang Tarang  .Yang menurut saya pemandangannya cukup menarik dan lagian saya ingin melihat viewnya.Karena trip pertama yang gagal.
Bukit Tiong Kandang merupakan salah satu bukit dengan ketinggian sekitar 900 mdpl terletak di Dusun Mangkit dan Dusun Mak Ijing Kecamatan Balai Batang Tarang, Kabupaten Sanggau dengan jarak 83 kilometer dari Kota Sanggau atau sekitar 2  jam lebih dari Kota Pontianak  .Hutan ini menurut kepala desa ,adalah hutan yang di lindungi adat .Sehingga,tidak bisa di sentuh oleh tangan –tangan nakal yang ingin menguasai untuk di jadikan pabrik.
Untuk menuju kawasan Tiong Kandang dapat mengunakan dua jalur, pertama melalui Dusun Mangkit, Desa Temiang Mali dan yang kedua melalui Dusun Mak Ijing, Desa Tae. Kami menggunakan jalur Dusun Mangkit ,Desa temiang Mali karna,lebih dekat dan mendekati puncak .Jadi perjalan kami menghemat tenaga.Dan memang jalur yang sering di pakai pendaki  adalah jalur Dusun Mangkit ,Desa temiang Mali.

Waktu saya menanya kepada bapak –bapak yang mandi di sungai ,kebutan saya juga mau menceburkan diri ke sungai.aku bertanya “Pak semenjak kapan sih ,jalur jalan ini di buka ?”.”Oh sudah lamak dek,dari sebelom saye lahir.Dan sudah dari jaman Belanda sudah ramai di kunjungi.Waktu saya kecil pernah kami menyambut tamu –tamu dari luar negeri (orang bulr) dan ada juga ingin meneliti flora dan fauna nya .Pokok nya sudah lama “ jawabnya..
Di Bukit Tiong Kandang ini kita tidak dianjurkan untuk nge-camp atau menginap di puncak, karena bukit ini banyak menyimpan misteri ,sudah dari dulu .Pernah suatu ketika aku bertanya kepada pemandu kami “ Pak ngape di sine’ tak boleh nginap pak ? ,pak ngape banyak  pantangan ee pak ?,pak ngape banyak ritual di sini pak ? “ dan lain-lain .Bapaknya hanya menjawab “kalau kamu ingin tau tempat di sini ,kamu harus memotong 1 ekor babi untuk di jadikan persembahan “.aku terdiam saja .Ternyata benar kampung ini masih memegang adat dan tradisi yang kuat . Jadi, karena kami tidak menginap di puncak kami berangkat sekitar jam 3:00 subuh.

Perjalanan dimulai dari Pontianak (27/4) dengan jumlah TIM kali ini sebanyak 6 orang, masing –masing beda kuliah ,beda profesi dan beda kelas .hehehe.. kami berangkat pukul 20:00 malam dari ambawang kami berkumpul di sana untuk menuju ke tempat tujuan .
Pas sampai di desa nya .kami banyak melewati rintangan .mulai dari ban saya bocor,standar yang lepas ,dan jalan yang licin dan berlupur .belum lagi jalan yang menanjak .Diharuskan kami turun dari motor ,sehingga bisa jalan dengan baik.sekitar pukul 23:30 kami sampai di Desa temiang Mali.Awal nya kami bingung.Mau ijin kemana ? ,rumah warga dan kepala desa tutup. Eh untungnya ada rombongan dari Tayan juga yang ingin mendaki subuh itu. Jadi kami nginap di rumah kantor desa yang sudah di sediakan kepala desa. Memang,setiap pendaki dari desa itu di beri fasilitas menginap di kantor desa .Karena,tidak boleh diizinkan menginap di atas .Dan rombongan kami menginap di situ.
Malam itu sangat ribut,yang membuat saya dan sebagian teman –teman .Prilaku ini sebnar nya tidak boleh di contoh .Karena, kita berada di lingkungan desa yang mana sedang tidur pulas di kamarnya dan pagi-pagi penduduk harus beladang padi dan karet.

Karena mendaki gunung juga soal tata krama,menjaga setiap perilaku diri kita sendiri agar nggak terjadi hal-hal yang nggak diinginkan.
-Acen Trisusanto

 Setelah istirahat,makan indomie , ada juga yang makan pop mie dan ngopi-ngopi sambil prepare dan pemanasan sebentar, pukul 3 pagi (28/4), kami pun mulai perjalanan menuju Puncak Bukit Tiong Kandang. Memasuki sawah –sawah yang terdengar aliran airnya dan Memasuki hutan –hutan yang masih menyimpan pohon –pohon besar yang sudah mendiami hutan tersebut .ada juga pohon durian ,pohon mengkawai,pohon karet , ada juga pohon bambu ,dan masih banyak lagi. Dan hutan disini tak kalah juga menyimpan flora dan fauna.Banyak terdengar suara  kodok ,burung ,pacat,cacing,kelabang,semut sembadak,dan cacing yang dapat menyala di malam hari .Yang kami rasakan berada di malam tahun baru ,suara apapun terdengar pada malam itu .Ada bunyi seperti suara terompet dan sesekali suara burung hantu yang mencekam. Tapi karena ramai,kami memberanikan diri dan tidak sedikitpun rasa takut mengahantui.
Kami membawa headlamp atau sentar masing-masing dan berjalan santai menyusuri jalan setapak yang jelas terlihat. Kami sebelumnya sudah sepakat untuk tidak egois satu sama lainnya dan tetap menunggu jika teman rombongan sedang capek dan ingin beristirahat.Lagian  kami sudah tau jalan .Karena,sudah ada yang pernah ke temapat ini ,yaitu saya.. hehehee
Sepanjang pendakian bukit Tiong Kandang, aku sangat suka dengan teman –teman yang menghormati saya .ketika saya ingin sholat subuh dan teman teman memberiku tali untuk memudahkan menarik badan saya yang agak berisi ini hehehe.. dan saya paling suka seikap kedewasaan mereka .mereka tidak ada yang begurau tak senonoh (kelewat batas) ternyata mereka menghormati alam sekitar mereka.
ingat !! jikalau di hutan atitude tetap di jaga ,jangan sampai kecerobohan 1 orang melibatkan teman –teman satu tim.bisa berakibat fatal.
Di perjalanan kami menemukan guci dan piring di isi oleh uang .Menurut warga sekitar,barang siapa yang meletakkan uang di piring tersebut.Akan di kanbulkan hajatnya jika beruntung  .warga sekitar menyebutnya  pedagi.
Pedagi adalah sebutan bagi masyarakat Mangkit dan masyarkat sekitar gunung, yang artinya ditengah-tengah gunung. Di pedagi ini pula masyarakat di Dusun Mangkit selalu melakukan acara ritual adat.
Pedagi ini menurut wawancara kepada  kepala desa adalah tempatnya jin –jin non muslim berkumpul dan disini pusatnya .dan menjadi pemisah antara jin muslim dan non muslim. Waktu warga datang di temapat ini .Warga akan melaksanakan ritual menurut kepercayaan mereka dan meminta hajat dari tempat tersebut.
Di perjalan juga ,kami menemukan sebuah bongkahan batu besar yang di diami kelelelawar .batu ini agak sedikit berbentuk gua ,sehingga banyak di diami flora dan fauna  .termasuk kelelelawar dan lumut .batu ini menurut warga setempat bernama Batu terjepit karena batu ini berbentuk menyatu .tetapi, ada celah yang bisa di masuki badan manusia yang kurus. Konon temapat ini,berkaitan dengan kerajaan Tayan .menurut kepala desa tempat ini di diami jin muslim .Yang mana,batasnya adalah batu pedagi tersebut. mengapa berhubungan dengan kerjaan Tayan ? karena, menurut kakek tua yang saya wawancarai yang di sungai tadi adalah,tempat ini sering di datangi raja dan anaknya. Beliau hanya menjelaskan tersebut.karena privasi..
Setalah melakukan perjalan yang melelahkan ,kami sampai juga ke puncak yang di tumbuhi lumut dan ada dataran untuk baring dan bersantai di atas .tepat pukul 6 :00 kami sampai di puncak .Di suguhi sunrise yang indah seperti suga dunia. Dan awan yang seakan –akan membuat sang  penikmat berada di atas awan .langit biru dan matahari bersinar cerah, menghapus dahaga kami akan sinar matahari selama pendakian ini. Kami menghabiskan waktu sekitar 3 jam di atas sebelum kembali turun ke bawah.
Kulepas pakaian untuk merasakan hawa yang menyejukkan sampai ke hati .benar –benar nikamat saat itu .ku hidangkan segelas kopi dan roti sambil membentangkan matras yang di bawa. Oh sungguh nikmat...

Tamat.soo.. kapan ke TIONGKANDANG ?
J
salam lestari dari Aan.Azlansyah


KARAKTERTISTIK NU DAN MUHAMMADDIYAH




TUGAS MID SEMESTER

PPMDI
Dosen Pengampu: Eka Hendri





 


Disusun
Oleh:
Mislawi (11511075)

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
PONTIANAK
2017








B A B  I

PENDAHULUAN
1.      LATAR BELAKANG
Gerakan pembaharuan merupakan suatu perkumpulan terstruktur yang mempunyai misi sebagai pembenahan pemahaman, kepercayaan ataupun agama untuk menjadikan ke depan lebih baik. Gerakan tersebut sangat berarti eksistensinya, terutama dalam memperjuangkan dan menyempurnakan agama. Agama islam misalnya, membutuhkan gerakan tersebut tidak lain supaya keberadaannya tetap ada dan tidak terhapus dari alam (hilang / musnah).
Gerakan ini tidak mungkin seluruh dunia ini sama dan selaras pemahamannya. Hal ini dikarenakan cara pandang individu atau kelompok yang sangat majemuk dan kompleks dalam memahami sesuatu. Perkembangan dan keadaan zaman membuat dua pedoman hidup dinul islam, Al-Qur’an dan Hadits mengalami perubahan dalam menafsirkannya. Dikarenakan timbul penafsiran yang berbeda-beda sehingga memunculkan beberapa para penafsir yang sangat kompleks. Kemajemukan pemahaman ini yang kemudian para penafsir itu menyebarluaskan argumennya kepada masyarakat yang semakin lama semakin besar dan membentuk suatu komunitas yang disebut gerakan pembaharu.
Di indonesia, gerakan pembaharu bermacam-macam. Namun yang paling termasyhur dan terkenal hanya ada dua: NU dan Muhammadiyah. Antara keduanya memiliki visi, misi, cara pandang dan tujuan yang berbeda satu sama lain. Walaupun begitu, mereka tidak bertentangan dengan landasan pokok atau syari’at agama islam. Dengan adanya gerakan pembaharu tersebut, ciri dan kemajemukan Indonesia akan ke-bhineka tunggal ika-nya sungguh terasa di masyarakat dan menjadi pengoreksian atas tafsiran-tafsiran agama islam dan menjadikan ke depan lebih baik.


BAB II
PEMBAHASAN
A.    Karaakteristik NU
NU memang terkenal dengan berbagai amalan yang sering dilakukan secara berjamaah.Tradisi pewarisannya bisa dibilang cukup panjang.Dari generasi ke gemerassi mungkin.Kadangkala banyak juga yang mempertanyakan keabsahan amaliyah ini.Berikut saya ringkas sembilan amaliyah yang umum dikalangan Nahdlotul Ulama:
1.Tahlilan
Tahlilan adalah salah satu cirikhas kaum NU.Bahkan untuk mengetahui seseorang NU apa tidak cukup dilihat dari apakah seseorang itu ikut kegiatan tahlilan apa tidak.
Tahlilan sendiri adalah sebuah kegitan yang dilakukan bersama oleh kalangan NU yang berisi pembacaan dzikir,tasbih,ayat quran tahlil,tahmid dan lain sebagainya.Biasanya acara ini diselenggarakan dalam berbagai momentum kalangan NU.Yang paling jamak adalah ketika mendoakan seseorang yang sudah meninggal.Biasanya dilakukan pada malam hari pertama sampai ke empta puluh berlanjut terus hari ke 100,1000 dan haul tiap tahunnya.
2.Ziarah Kubur
Warga NU akrab seklai dengan budaya ziarah kubur.Mendatangi makam para auliya,ulama atau leluhur sembaru membaca berbagai doa disana.Jangan dimaknai kaum NU berdoa kepada kuburan.Tapi melalui para orang orang yang terlebih dahulu mereka merasa lebih dekat dengan yang maha kuasa dan mengingatkan mereka bahwa kehidupan pada hakikatnya adalah fana dan tidak kekal.
Khusus ziarah makam para wali sudah menjadi tradisi dan bahkan sangat ramai seklai pengunjungnya.Ini dilaksanakan biasnya rombongan.Jika ke makam para leluhur hampir tiap hari raya idhul fitri dan hari hari tertentu manjadi budaya yang mapan dikalangan NU.
3.Maulid Nabi
Untuk menunjukan kecintaannya pada Nabi,paling tidak pada bulan kelahiran Nabi yaitu bulan Robiul Awwal banyak sekali kegiatan bernuansa keagamaan dalam berbagai bentuk.Ada Dibaab.Barzanji,pengajian dlsb dalam rangka Maulid Nabi.
Kegiatan ini banyak dihujat karen dianggap tidak memiliki dassar yang kukuh yang pernah nabi laksankan pada masa hidup Nabi.


4.Istgrosah
Istighosah memiliki arti memohon pertolongan kepada Alloh SWT.Oleh warga NU biasnya dilaksanakan bersama-sama dalam satu majlis.Dalam skala besar PBNU pernah menyeleksanakan istighosah dalam skala besar atau istighosah kubro baik tingkat Nasional maupun tingkat daerah.
5.Qunut
Cobalah anda sholat subuh disuatu tempat.Bila jamaah dalam tempat tersebut melakukan qunut dapat dipastikan itu adalah warga NU.Tapi sebenarnya Qunut dibagi menjadi 3:
1.Qunut Shubuh:Imam Syafii menyatakan bahwa qunut subuh dibaca bberdasarkan hadis dari Anas bin Malik.
2.Qunut Nazilah:qunut ini dibaca warga NU ketika sedang menghadai kesudahan baik wabah penyakit,tantangan,bencana dlsb.
3.Quntu Witir : qunut ini dilaksanakan pada rakaat terakhir bulan Romadlon pada malam ke 16-30 bulan Romadhon.
6.Talqin
Adalah amaliyah kaum Nu disaat ada saudaranya yang meningla dunia.Talqin berasal dari Bahasa Arab yang artinya memahamkan atau mengingatkan.Talqin biasnya dibacakan dalam bahasa arab tapi sering juga dibacakan dalam Bahasa Jawa.
Adapun tatacaranya orang yang menalqin berposisis duduk dihadapan kepala mayyit.Sedangkan para hadirin hendaknya berdiri,Dana salah seorang yang biasanya pemua keagamaan mulai membacakan talqin bagi si mayyit.
7.Adzan 2 Kali Ddalam Shalat Jum’at
Setiapmenjelang sholat Jumat dimasjid-masjid NU,ada seorang laki-laki yang berdiri sambil memegang tongkat.Setelah membacakan hadis Nabi yang berisi anjuran kepada para Jama’ah dan kemudian dilakukan adzan yang kedua kalinya.
Praktek semcam ini meniru pada zama Shahabat Utsman dan praktik semacam ini sama dengan yang dipraktikan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
8.Tingkepan
Acara ini berbentuk pembacaan doa dan pemberian sedekah dalam rangka tujuh bulan kehamilan seorang wanita yang pertama kali hamil.Dan biasanya disela-sela acara dibacakan surat Yusuf dan surat  Maryam,dengan harapan agar anaknya akan lahir seganteng Nabi Yusuf dan secantik Siti Maryam


9.Meujuk Kitab Kuning
Selai pada Alquran dan Alhadist,warga NU selalu berpegangan pada ulama lama baik melalui kyai maupun merujuk pada kitab kunang yang dianggap standar oleh para Ulama NU.
Kitab kuning ini biasanya ditulis dalam bahasa arab dan biasanya berbentuk tulisan arab tanpa harakat(gundul)
Ini tidak lain karena tradisi intelektual NU yang selalu berpegangan pada sanad san karena berhati-hati aagar supaya pemahaman agamanya tidak melenceng dari apa yang telah digariskan oleh para Salafuna Assholih yang berpegana pada tradisi Nabi Muhammad SAW.
B.     Karakteristik Muhammadiyah 
1.      Orang Muhammadiyah tidak mau mendo’akan ahli kubur
Dalam Muhammadiyah memang tidak dianjurkan/bahkan ada yang melarang upacara selamatan kematian (7 hari, 40 hari, 100 hari). Tapi bukan berarti Muhammadiyah melarang mendoakan ahli kubur. Yang ditentang oleh Muhammadiyah adalah ritual selamatannya yang terkadang banyak madlaratnya daripada manfaatnya. Untuk selamatan kematian biayanya biasanya tidak sedikit. Iya kalau orang berada, coba kalau orang miskin. Iya kalau yang meninggal satu orang, coba kalau seminggu meninggal 2 orang. Berapa biaya untuk selamatan. Ironisnya, terkadang pihak kelurga sibuk menyiapkan selamatannya, tapi malah tidaksempat ikut mendoakan.
2. Muhammadiyah tidak mau ziarah kubur
Benar, Muhammadiyah memang tidak pernah mengkoordinir orang untuk ziarah kubur. Tapi Muhammadiyah juga bukannya melarang. Yang terpenting sebenarnya bukan datang ke kuburannya, tapi mendoakannya. Yang Muhammadiyah tidak suka adalah, diakui atau pun tidak, banyak para peziarah kita yang dalam hatinya/niatnya mau minta sesuatu pada orang yang berada di alam kubur. Ini jelas musyrik.
3. Muhammadiyah tidak ada kiai/ulamanya
Kalau yang dimaksud kiai/ulama adalah orang yang selalu pakai sorban, peci, sarung, dan bawa-bawa tasbih, anggapan ini benar. Tapi apakah yang disebut kiai/ulama harus pakai aksesoris semacam itu? Banyak orang pandai agama di Muhammadiyah. Tapi dalam keseharian jarang menggunakan aksesoris-aksesoris macam itu.


B A B  III
PENUTUP
1.  KESIMPULAN
            Dengan membahas semua ini, penulis berharap pembaca mampu memahami semua aspek-aspek dari beberapa organisasi-organisasi yang telah di jabarkan di atas. Sudah selayaknya kita mengetahui organisasi ini jauh lebih dalam hingga ke akar-akarnya,terutama sejarah berdirinya dan beberapa pemikiran-pemikiran yang mereka cetuskan.
            Organisasi-organisasi ini membangun Indonesia agar lebih maju dalam bidang ilmu pengetahuan. Organisasi yang sudah kita ketahui di pembahasan tadi mempunyai pemikiran dan tujuan yang sama, hanya saja beberapa aspek sosial, politik dan budaya yang sedikit berbeda. Seperti Muhammadiyah yang tujuan utamanya adalah mengembalikan seluruh penyimpangan yang terjadi dalam proses dakwah. Penyimpangan ini sering menyebabkan ajaran Islam bercampur-baur dengan kebiasaan di daerah tertentu dengan alasan adaptasi.
.2.  SARAN
            Walapun makalah ini telah di uasahakn penyusunuannya secermat mungkin, namun tidak tertutup kemungkinan masih banyak kekurangan dan kesalahan baik dari segi penjelasan ataupun penulisannya. Oeh karena itu, dengan kerendahan hati penulis mengharapkan kritik yang sifatnya konstruktif serta koreksi dari pembaca yang budiman. Dan semoga makalah ini bisa membawa kemanfaatan.

Pengertian Bakat


  Pengertian Bakat


Bakat adalah kemampuan dasar seseorang untuk belajar dalam tempo yang relatif pendek dibandingkan orang lain, namun hasilnya justru lebih baik. Bakat merupakan potensi yang dimiliki oleh seseorang sebagai bawaan sejak lahir. 
Contoh seorang yang berbakat melukis akan lebih cepat mengerjakan pekerjaan lukisnya dibandingkan seseorang yang kurang berbakat.

Jenis-jenis bakat antara lain sebagai berikut:
1.      Bakat umum, merupakan kemampuan yang berupa potensi dasar yang bersifat umum, artinya setiap orang memiliki.
2.      Bakat khusus, merupakan kemampuan yang berupa potensi khusus, artinya tidak semua orang memiliki misalnya bakat seni, pemimpin, penceramah, olahraga.
Selain itu bakat khusus yang lain, yaitu :
1. Bakat Verbal
Bakat tentang konsep – konsep yang diungkapkan dalam bentuk kata – kata.
2. Bakat Numerikal
Bakat tentang konsep – konsep dalam bentuk angka.
3. Bakat Skolastik
Kombinasi kata – kata (logika) dan angka – angka. Kemampuan dalam penalaran, mengurutkan, berpikir dalam pola sebab-akibat, menciptakan hipotesis, mencari keteraturan konseptual atau pola numerik, pandangan hidupnya umumnya bersifat rasional. Ini merupakan kecerdasan para ilmuwan, akuntan, dan pemprogram komputer.(Newton, Einstein, dsb.)
4. Bakat Abstrak
Bakat yang bukan kata maupun angka tetapi berbentuk pola, rancangan, diagram, ukuran – ukuran, bentuk – bentuk dan posisi-posisinya.
5. Bakat mekanik
Bakat tentang prinsip – prinsip umum IPA, tata kerja mesin, perkakas dan alat – alat lainnya.
6. Bakat Relasi Ruang (spasial)
Bakat untuk mengamati, menceritakan pola dua dimensi atau berfikir dalam 3 dimensi. Mempunyai kepekaan yang tajam terhadap detail visual dan dapat menggambarkan sesuatu dengan begitu hidup, melukis atau membuat sketsa ide secara jelas, serta dengan mudah menyesuaikan orientasi dalam ruang tiga dimensi. Ini merupakan kecerdasan para arsitek, fotografer, artis, pilot, dan insinyur mesin. (Thomas Edison,  Pablo Picasso, Ansel Adams, dsb.)
7. Bakat kecepatan ketelitian klerikal
Bakat tentang tugas tulis menulis, ramu-meramu untuk laboratorium, kantor dan lain – lainnya.
8. Bakat bahasa (linguistik)
Bakat tentang penalaran analistis bahasa (ahli sastra) misalnya untuk jurnalistik, stenografi, penyiaran, editing, hukum, pramuniaga dan lain – lainnya.

D.    Cara Mengembangkan Bakat dan Minat

1.      Perlu Keberanian
Keberanian membuat kita mampu menghadapi tantangan atau hambatan, baik yang bersifat fisik dan psikis maupun kendala-kendala sosial atau yang lainnya. Keberanian akan memampukan kita melihat jalan keluar berhadapan dengan berbagai kendala yang ada, dan bukan sebaliknya, membuat kita takut dan melarikan diri secara tidak bertanggung jawab.
2.      Perlu didukung Latihan
Latihan adalah kunci dari keberhasilan. Latihan disini bukan saja dari segi kuantitasnya tetapi juga dari segi motivasi yang menggerakkan setiap usaha yang kelihatan secara fisik.
3.      Perlu didukung Lingkungan
Lingkungan disini tentu dalam arti yang sangat luas, termasuk manusia, fasilitas, biaya dan kondisi sosial lainnya., yang turut berperan dalam usaha pengembangan bakat dan minat.
4.      Perlu memahami hambatan-hambatan pengembangan bakat dan cara mengatasinya.
Disini sekali lagi kita perlu mengidentifikasi dengan baik kendala-kendala yang ada, kita kategorikan mana yang mudah diatasi dan mana yang sulit. Kemudian mulai kita memikirkan jalan keluarnya.
                       E.      Kesesuaian antara Bakat dengan Cita-cita/Karier
Bakat adalah sesuatu kemampuan khusus yang dimiliki oleh setiap individu. Bakat ini dapat berkembang dan tampak menonjol, bilamana dilakukan latihan secara terus menerus. Bakat yang berkembang selain mendukung cita-cita/karier, dapat juga menjadikan sebuah profesi atau jabatan bagi si pemiliknya, bila berkesempatan untuk dikembangkan


IKAN SALAI DI KECAMATAN SUHAID KABUPATEN KAPUAS HULU


Sumber doc : Tokopedia 

Salai merupakan ikan yang  dimasak dengan menggunakan bidang tembaga seperti kawat yang diletakkan diatas kayu  yang sudah disusun dengan rapi, pemasak  tersebut dibuat seperti halnya meja yang jarang dan kemudian diletakkan dengan bidang kawat kemudian dikasi kayu api dibawahnya dan dibakar kayunya dengan api, proses menyali tidak mempunyai proses yang begitu lama karena mengharapkan asap tersebut yang memasakkan ikan tersebut menjadi kering.  Menurut ibu Juleha yang saya tanyakan proses menyalai yaitu setikat satu hari baru kering, misalnya dari pagi hari hari dijemur, habis itu baru di letakkan diatas parak salai (bidang pemasak salai). Proses penjemurannya sekitar 1 jam.
Menyalai  harus dilakukan di atas permukaan tanah yang jauh dari perumahan, agar tidak mengganggu rumah orang tersebut karena takut rumah terkena api salai tersebut.
Api tersebut tidak diperbolehkan besar, jika api tersebut membesar maka ditambahkan dan dirapatkan dengan kayu bakar agar tidak terlalu membesar. Salai tersebut dijual dipasaran kepada pengumpul salai tersebut, kata ibu Juleha harga salai tersebut satu kilo sekitar 45 ribu rupiah.
Salai tersebut harus benar-benar matang dan kering barulah dijualkan kepada pengumpul. Makannya salai tersebut banyak orang yang meminati, berbagai macam ikan disalai oleh penduduk desa suhaid ada ikan toman, baung dan ikan seluang yang sekarang masih melonjak di Sungai Kapuas Nanga Suhaid.

Mohan maaf jikalau ada informasi yang salah, karena ini adalah data yang saya peroleh dari kecamatan Suhaid melalui ibunda terseyang.
 Sekian terima kasih.

ILMU KALAM

  ILMU KALAM Disusun Untuk Memenuhi Matakuliah Ikmu kalam Dosen pengampu :Ismail, S,Pdi,M.Pd.I     Disusun Oleh : Nyemas u...